Pengalaman Psikotes PT. Kayaba Indonesia


Sebelumnya saya ingin mengajukan permohonan maaf kepada teman-teman semua karena untuk beberapa artikel saya kedepan saya tidak akan menggunakan gambar. Hal ini saya lakukan karena blog saya ini sedang dalam masa review ke dua google adsense. Jika anda membutuhkan gambar untuk memperjelas pembahasan saya anda bisa mencarinya di google.

Pada artikel ini saya akan membahas psikotes PT. Kayaba Indonesia, saya mengikuti tes seleksi PT. Kayaba ini pada hari minggu, 19 Maret 2017 di SMK N 3 Bekasi. Sebelum mengikuti tes saya sudah dibuat was-was karena saya tidak mendapatkan sms dari BKK tersebut tapi untungnya nama saya tercantum di daftar peserta tes.

PT. Kayaba Indonesia ini adalah salah satu member dari Astra Group yang memproduksi Shock Absorber atau peredam kejut. Berdasarkan data yang saya dapatkan 50% saham PT. Kayaba Indonesia dipegang oleh Astra Group, 30% oleh Kayaba Industries CO,LTD, 10% oleh Yamaha Indonesia Motor dan 10% lainnya dipegang oleh Toyota Tsusho Corporation.

Tahapan Perekrutan karyawan baru PT. Kayaba Indonesia


Pada waktu tes hadir juga Manager HR dari PT. Kayaba Indonesia, dia pun menjelaskan apa-apa saja tahapan perekrutan karyawan baru dan juga dia menekankan bahwa selama tahap rekruitmen calon tenaga kerja sama sekali tidak dipungut biaya sepeserpun.

Lantas apa saja tahapan-tahapan nya ? Berikut secara garis besarnya :


  1. Psikotes tahap 1
  2. Psikotes tahap 2
  3. Interview consultant
  4. Interview user
  5. Medical check up
  6. Basic skill


Namun khusus pada artikel ini saya akan khusus membahas mengenai psikotes tahap 1, psikotes tahap 2, dan juga interview consultant. Karena langkah saya sudah terhenti lebih dulu di tahap interview consultant, penyebabnya juga akan saya bahas dibawah.

Baiklah langsung saja kita membahas topik utama :

Psikotes Tahap 1.

Psikotes tahap satu di PT. Kayaba Indonesia ini menurut saya cukup sulit, apa saja ?

1. CFIT (Culture Fair Intelligent Test) tes ini berupa soal gambar silahkan anda cari di google untuk gambarnya. Di PT. Kayaba CFIT ini terdiri dari 4 sub soal yang tiap sub soalnya ada yang 12 soal, dan 13 soal.

2. Deret Aritmatika, kalau yang satu ini saya yakin hampir semua dari anda sudah mengetahui dan faham apa dan bagaimana mengerjakannya. Namun mungkin masih ada yang belum mengetahui apa sih tujuan tes deret aritmatika ini,  tujuan tes ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kemampuan peserta dalam melakukan analisa, memahami pola dari situasi tersebutuntuk selanjutnya memprediksi hal-hal yang akan terjadi berdasarkan pola dan situasi tersebut.

3. Soal Matematika cerita, sesuai namanya soal ini berupa soal matematika dalam bentuk cerita, soal ini cukup mudah karena hanya berbentuk penjumlahan dan pengurangan.

4. Yang satu ini entah namanya tapi cukup konyol menurut saya, bentuk tesnya berupa pertanyaan yang sangat sederhana seperti " Mengapa janji harus ditepati ? ". Cukup konyol menurut saya, bagaimana bisa kepribadian seseorang bisa dengan mudahnya dibaca hanya dari jawaban pertanyaan b*odoh macam itu.

Psikotes tahap 2.

Sebelumnya saya pikir tes tahap dua ini berupa interview namun ternyata saya salah, tes tahap 2 ini masih ada beberapa soal yang cukup sulit yang harus dikerjakan.

1. Mengisi formulir wawancara, ini bukan bagian dari tes loh. Jadi peserta diminta untuk mengisi formulir yang nantianya apa yang ditulis oleh peserta akan digunakan pada waktu interview.

2. Psikotes warteg, pada artikel sebelumnya saya sudah membahas mengenai Psikotes Wartegg silahkan dibaca.

3. Psikotes gambar orang, psikotes jenis ini juga sudah pernah saya bahas silahkan anda baca.

4. Tes kraeplin, untuk tes ini saya yakin semuanya sudah tau dan faham bentuk dan cara mengerjakannya. Kraeplin di PT. Kayaba ini persis seperti di AHM, kertasnya sangat besar.

Setelah mengerjakan ke empat tes tersebut peserta langsung diminta untuk interview, interview ini dilakukan oleh consultan. Nah pada tahap inilah saya gugur, apa saja yang ditanyakan ?

  1. Apakah anda pernah berkelahi ?
  2. Apakan anda pernah mengikuti demo ?
  3. Apakah anda setuju dengan teroris ? Alasannya ?

Pada tahap ini saya melakukan kesalahan kecil yang sangat fatal, tapi ini juga bisa menjadi pembelajaran untuk kawan-kawan semuanya.

Jadi pada waktu mengisi formulir wawancara pada kolom pengalaman kerja saya isi dengan PT. TBINA lalu alasan pindah resign karena sakit, nah yang dipermasalahkan oleh pewawancara adalah saya tidak memegang copyan surat resign tersebut. Saya terus menyanggah setiap pertanyaan dan pernyataan si pewawancara ini sampai-sampai saya dibilang ngeyel. Dan akhirnya saya gagal.

Jadi saran saya jangan pernah anda tulis pengalaman kerhja yang alasan pindah anda tidak jelas, kecuali anda memiliki surat resign atau pengunduran diri. Pada waktu interview di PT. Yamus pun hal ini sempat dipermasalahkan.

Demikian artikel saya mengenai pengalaman psikotes di PT. Kayaba Indonesia, semoga bermanfaat. Jika ada data atau kata-kata saya yang salah anda bisa mengirimkan kritik dan saran anda melalui menu contact us atau melalui email di dterevski@gmail.com .

Jika menurut anda artikel ini bermanfaat silahkan bagikan ke yang lain.





Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

2 komentar

komentar
9 Juli 2017 05.11 delete

bagus blognya, ttng apa ya?

Reply
avatar
12 Juli 2017 13.59 delete

Tentang tips kerjaan hehe

Reply
avatar